[A.3.2.1 P0_36 A-2] La transe des femmes, [A.3.2.1 P0_36 A-2] The women’s trance. (anglais), [A.3.2.1 P0_36 A-2] Kesurupan kaum perempuan. (indonésien)

Public

Pendant le chant des hommes, quelques femmes d’âge mûr dansent, tournoient sur elles-mêmes puis atteignent un état second. Elles exécutent alors des actes extraordinaires : se flagellent à l’aide des feuilles écarlates de cordyline (tabang), marchent sur des braises, organisent des jeux rituels déments. Elles peuvent alors demander n’importe quoi et il sera répondu à leur moindre désir, car elles expriment l’exigence des divinités. À la fin, après une heure environ de démence, les « possédées » sont ramenées à leur état naturel par des objets ou des sons, le jeu d’une flûte, par exemple.

Some mature women dance during the men's song; they turn around on the spot and go into trance. They then do extraordinary actions: they whip themselves with scarlet cordyline leaves (tabang), fire-walk, and organize mad ritual games. They can then ask for anything and it will be brought to them, for they are expressing the divinities' requests. Finally, after about one hour's madness, the ‘possessed’ are brought back to their normal state by objects or sounds (by playing a flute for example). (anglais)

Pada waktu kaum lelaki sedang bernyanyi, beberapa perempuan dewasa mulai menari. Mereka berputar-putar di tempat, lalu mulai masuk ke dalam suatu dunia yang lain. Dalam kesempatan itulah mereka dapat melakukan tindakan-tindakan yang berada di luar kehidupan hari-hari: mencambuk diri dengan daun lenjuang (tabang) yang berwarna merah tua, berjalan di atas bara, melaksanakan pertunjukan ritual orang gila. Dalam keadaan semacam itu, mereka diperkenankan untuk meminta apa pun yang mereka inginkan, yang semuanya akan segera dihantarkan pada mereka. Karena kesemuanya itu dianggap ungkapan dari tuntutan para dewa. Pada akhir upacara, sesudah satu jam berada dalam keadaan gila, mereka yang “kerasukan” ini kemudian akan dikembalikan pada situasi awal berkat perantaraan benda atau bunyi-bunyian (umpamanya melalui permainan sebuah suling). (indonésien)

Collections parentes (1)