[A.5.4.4 P6_1] The ritual cycle is expressed by coupling pairs of various equivalencies., [A.5.4.4 P6_1] Le cycle rituel est construit sur un renvoi dynamique d'homologies hiérarchisées en couples et en paires. (French), [A.5.4.4 P6_1] Siklus ritus didasarkan pada ayunan dari satu tatanan ke tatanan lainnya dan pada prinsip biner yang dinamakan bali, dengan pasangan sejenis atau pasangan lawan jenis. (Indonesian)

Public

As a cosmic and mythical order, the ritual cycle is expressed by coupling pairs of equivalencies (bali). The two highest Toraja rituals form a couple (bali), which in turn generates a network of smaller pairs (bali), both ritual and musical. The whole ritual cycle aims at reunifying what has been taken apart: death in life, in an intermittent pendular movement, through a series of reciprocal joinings and responses.

Lié aux ordres cosmique et mythique, le cycle rituel s'exprime par un couplage d'homologies (bali). Un couple génère un réseau de paires plus petites, associées les unes aux autres. L’ensemble du cycle vise à réunifier ce qui est décomposé, la mort en vie, dans un mouvement de balancier intermittent, passant alternativement de la déploration à la louange, par une série d’accouplements de différentes natures et de différents degrés. (French)

Sebagai tatanan kosmos dan mitos, tatanan ritual diungkapkan melalui perangkaian pasangan arah (utara-timur/selatan-barat) pada saat ritus-ritus nenek moyang. Ritus Ufuk Barat dan Ufuk Timur yang terutama membentuk satu pasangan lawan jenis (bali). Pasangan itu, dalam peraturan agama, menurunkan jaringan pasangan-pasangan yang lebih kecil, yang sekaligus berhubungan dengan ritus dan musik. Jadi siklus ritual bertujuan untuk menyatukan kembali apa yang sudah hancur, yaitu: kematian kepada kehidupan, dalam suatu gerakan ayunan. (Indonesian)

Parent Collections (1)

Subcollections (2)