[A.1.2.2 P0_12] L'espace villageois s'organise autour de grandes maisons nobiliaires., [A.1.2.2 P0_12] The village space is organized around great noble houses. (anglais), [A.1.2.2 P0_12] Ruang desa terorganisir pada sekitar rumah-rumah adat besar (tongkonan layuk) dari kaum bangsawan. (indonésien)

Public

Un hameau comprend une à plusieurs maisons alignées auxquelles font face un à plusieurs greniers à riz, répliques architecturales des maisons. Entre les maisons et les greniers, se situe l’espace de la cour. La noblesse de la maison est manifeste dans les paroles des chants, par sa position dans l’espace et dans le temps (elle est le lieu de conservation de tissus ancestraux), par son architecture, par la qualité de ses différentes parties, par la richesse de sa cuisine et celle de ses gravures sur bois.

Sebuah kampung terdiri dari satu sampai beberapa rumah yang di bangun sejajar, bersebelahan satu sama lain, dan berhadapan dengan beberapa lumbung padi. Bentuk lumbung tersebut hampir serupa dengan rumah adatnya. Antara rumah dan lumbung terdapat halaman. Kebangsawanan sebuah rumah sangat ditekankan dalam syair-syair nyanyian dalam kaitan dengan peran sosial rumah tersebut, baik dalam ruang maupun dalam waktu (rumah merupakan tempat pengawetan jaringan pohon keturunan). Penekanan kebangsawanan dalam syair tersebut berkaitan pula dengan banyak hal, seperti segi arsitektural, kualitas dari berbagai bagiannya, kekayaan dari dapur dan ukiran-ukirannya. (indonésien)

A hamlet comprises one or several houses in a line facing one or several rice granaries, which are architectural replicas of the houses. The courtyard area is between the houses and the granaries. In the words of the songs a house’s nobility is underlined by its position in space and time (it is the place where the ancestral fabrics are kept), by its architecture, by the quality of its various parts, the richness of its kitchen and its wooden engravings. (anglais)

Collections parentes (1)

Sous-collections (9)