[A.2.1.2 P0_6] The funeral ritual allows families to renew social ties through chains of reciprocity., [A.2.1.2 P0_6] Le rituel funéraire permet aux familles de renouveler le lien social par des chaînes de réciprocité. (French), [A.2.1.2 P0_6] Ritus pemakaman memungkinkan keluarga untuk memperbaharui jaringan sosialnya melalui rantaian yang bersifat timbal balik. (Indonesian)

Public

At the funeral two groups of donors are distinguished: blood relations (pa'rapuan) and affines (to rampean). When family members bring pigs, the gifts are not considered to be debts, whereas the ‘presents’ brought by allies will be counted as debts. The debts between givers and receivers are considered to be a series of repeated pairs throughout time, not an infinite chain. (Waterson 1993: 83).

Lors des funérailles, deux groupes de donneurs sont distingués : les consanguins (pa’rapuan) et les alliés (to rampean). Quand les membres de la famille apportent des cochons, ces dons ne sont pas considérés comme dette, tandis que les « cadeaux » apportés par les alliés seront tenus pour dettes. Les dettes entre donneurs et receveurs ne constituent pas une chaîne infinie, mais une série de paires répétées au fil du temps (Waterson 1993 : 83). (French)

Pada saat upacara pemakaman, dua kelompok pemberi dapat dibedakan: “Hubungan sedarah” (pa’rapuan), dan “kelompok aliansi melalui pernikahan” (to rampean). Ketika anggota keluarga membawa babi, pemberian ini tidak dianggap sebagai utang. Sebaliknya, hadiah yang diperoleh dari kelompok aliansi melalui pernikahan akan dianggap sebagai utang. Utang antara pemberi dan penerima tidak dianggap sebagai sebuah rantaian tanpa batas, melainkan sebagai sebuah seri yang berpasangan yang selalu terulang (Waterson 1993: 83). (Indonesian)

Parent Collections (1)